ADAB BERMEDIA SOSIAL
Terkadang Sisi Emosional diri jauh lebih menonjol jika dibandingkan dengan akal, Budi dan pekerti, pada akhirnya mencelakakan diri sendiri. Tatanan kehidupan Sosial jelas memiliki Norma warisan para “ LELUHUR “, sangat dijunjung tinggi karena berkaitan dengan Adab, Etika dan Estetika, salah satu diantaranya adalah mengatur Tanggungjawab, hak dan kewajiban yang seimbang.
Memang hak setiap orang untuk berpendapat akan tetapi Tanggungjawab dan Kewajiban menjaga “ NORMA “ tetap dikedepankan agar tidak menimbulkan keresahan dan Pergolakan bathin, baik secara pribadi maupun secara Sosial ditengah Masyarakat sehingga tidak membahayakan Sendi-sendi ber-kehidup-an.
Era Kemajuan Ilmu Pengetahuan Tekhnologi Komunikasi Informasi dan Digital saat ini Media Sosial adalah sarana yang paling mudah dalam menyampaikan hak setiap orang dalam ber-pen-dapat dengan cara mengolah otak dan fikiran menjadi sebuah tulisan mengesampingkan batasan Norma yang ada, sehingga tidak heran dan tidak sedikit yang diminta pertanggungjawaban-nya atas keberatan orang lain yang merasa dirugikan.
Pada akhirnya berurusan dengan APH (Aparat Penegak Hukum). ujung-ujungnya “ MENANGIS “, Khilaf tidak sengaja, tidak bermaksud seperti itu, mohon maaf dll, Untuk membela diri, sayang “ Nasi “ sudah menjadi “ Bubur “, . . .
Maka dari itu ukurlah tulisan yang akan di Posting atau diekspose ke Media Sosial sebatas kemampuan, apabila terjadi sesuatu bisa dipertanggungjawabkan.
Hebat di Media Sosial belum tentu hebat ketika berhadapan dengan APH ketika ada yang merasa keberatan dan melaporkan-nya, kami punya ratusan Photo collection “ Tangis “ an mereka-mereka yang tidak kuasa ber-tanggungjawab atas Postingan yang merugikan dirinya sendiri. (laki-laki sejati itu punya jiwa ksatria)
Dan kebiasaan kami, biasa meng- “ Send Back “ atau mengirim kembali foto Tangis-an tersebut kepada yang bersangkutan untuk dijadikan the “ Memories “ atau Kenangan terhadap apa yang telah diperbuat. " just remind what happened " . . . .
Semoga bermanfaat dan semua kita lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial. . . .
Phsl.