Selasa, 20 Oktober 2020

INSPIRATISI

Oleh  : Prayit Hariyanto, SH, kanit 2 Cyber Crime Polda Ntb


INSPIRASI

Pertumbuhannya dimulai ketika kita mulai menerima kelemahan diri kita sendiri, dan . . .

Tidak perlu sempurna untuk meng-inspirasi orang lain. Biar orang lain ter-inspirasi oleh bagaimana kita meng-inspirasi ke-tidak sempurnaan kita, kemarin, hari ini, esok dan seterusnya . . . . walau sempurna adalah milik-Nya (Phsl)

Prayit Hariyanto, SH

Minggu, 11 Oktober 2020

PENDAPAT adalah PENDAPATAN-nya

Oleh. : Prayit Hariyanto, SH, Kanit 2 Subdit Cyber Crime Polda Ntb. 

PENDAPAT adalah PENDAPATAN-nya

Sebaiknya men-sederhana-kan berpikir dan ber-pendapat dalam kehidupan ini, enjoy dan nikmati dengan ringan beban, rasa bersyukur dan ikhlas untuk kebaikan sudah cukup walau untuk mencapai benar membutuhkan perjuangan.

Berpikir secara sederhana adalah barang langka saat ini. Karena ditengah kehidupan ini sudah banyak disuguhkan sesuatu yang membuat fikiran tidak sehat oleh mereka-mereka yang merasa seolah berfikiran sehat namun sesungguhnya mereka-mereka adalah orang-orang sakit yang membutuhkan perawatan.

Dalam kondisi seperti ini maka filter harus difungsikan agar tidak menjadi bagian dari ke-tidaksehat-an kolektif bersama mereka-mereka yang sok ber-fikiran Sehat dan siap menghadapi resiko menjadi sehat karena mampu memilah dan memilih dengan berpikir “ SEDERHANA “ bersama siapa kita sehat.

Hati-hati dan waspada terhadap mereka-mereka, ia cenderung berpikir rumit daripada men-sederhana-kan berfikir. Mereka-mereka berbahaya jika hidup ditengah masyarakat racunnya cepat menyebar bak Virus Covid-19 tidak nampak tapi menyengat dan mematikan.

Idialisme-nya terlalu besar untuk sesuatu yang diinginkan, berpikirnya muluk-muluk,  bicaranya-pun terkadang sulit dipahami, baginya yang penting bersuara dan ber-“  PENDAPAT “ karena pendapatnya adalah bagian dari “ PENDAPATANNYA “. Mereka ini hidup subur dan menjamur ketika musim Pilkada Bupati/Kota, Gubernur/Wagub, Pileg, Pil DPD dan Pilpres/wapres bahkan baru-baru ini mereka hidup ditengah gejolaknya pegesahan UU Omnibus Law oleh DPR RI. Yang sehat ter-dampak, turut mencaci “ Aparat “ Keparat,  padahal Integritasnya terletak pada Lisan dan tulisannya, akhirnya nampak juga tidak Sehat Akal dan fikiran-nya.

Maaf, tidak jarang orang-orang dengan logika berfikir “ Rumit “ seperti itu selalu menelan pil pahit dan pada akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Justru membuka “ Aib “ nya sendiri. Pada hilir-nya, kita tidak bisa membedakan mana yang sesungguhnya sehat dan mana yang sok sehat karena terlihat bahwa keduanya membutuhkan perawatan.

Kami dari ☆ CYBER CRIME ☆

Mengajak, untuk men-sederhana-kan berpikir karena sederhana, bukan berarti tanpa pertimbangan logika yang sehat. Jika “ Logika “ sehat sudah bisa dipastikan bahwa ia tidak mudah meng-Share, meng-Upload dan mem-posting sesuatu yang merugikan diri sendiri, orang lain dan keluarganya sebelum Cek and ricek.

Hanya mengingatkan bahwa “ Air Beriak tanda tak dalam “ kira-kira seperti itu leluhur nasehatkan. Intisari dari tulisan kami diatas. 

Selamat Pagi dan selamat ber-aktivitas, . . . (Phsl)

Rabu, 07 Oktober 2020

DEMOKRASI not DEMO-CRAZY

Oleh : Prayit Hariyanto, SH
Kanit 2 Subdit V Cyber Polda Ntb

Yaaa, sudahlah tak apa berlainan. Beda pilihan salah satu dari Anugrah dan tidak perlu dipermasalahkan, “ PILKADA “  ini adalah pesta Demokrasi, namanya “ Pesta “ mari kita nikmati riuh dan riang-nya, bergembira bersama menyongsong terpilih-nya “ NEW LEADER “.

Siapapun yang beruntung diantara calon, mereka para kandidat sudah berupaya sekeras tenaga dan kemampuan untuk menjadi juara, tidak ada yang jelek dan tidak ada yang buruk, semua punya program yang hebat dan akan dieksekusi ketika mereka terpilih nantinya. Semua bemental juara,  Sayang hanya dibutuhkan satu “ JUARA “, dialah yang  terbaik diantara yang baik. 
Sang Juara, sang Jawara inilah “ DEMOKRASI bukan DEMO-CRAZY “, Karena ini “ Demokrasi “ sebelum menjatuhkan pilihan berusahalah untuk menepi sejenak meng-kosong-kan hati fokus dan berdo'a kepadaNya agar tidak salah pilih, bukan membusungkan dada adu kuat bermain Panco membuat luka yang lainnya,  toh semua pada akhirnya juga bisa hidup berdampingan. Meraih kembali aktivitas sehari-hari yang hilang karena larut ber-demokrasi dengan Eforia-nya.

Percaya-lah masing-masing diri mempunyai bakat cinta dan mencintai, sayang dan menyayangi serta saling merindukan-nya. 
Dan yakinkan bahwa tak ada yang dilahirkan sebagai pembenci, pendendam. Kasih dan sayang-Nya (Allah) selalu hidup disetiap diri hambaNya. Insya allah.

Untuk itu kami dari “ SIBER POLDA NTB “ mengajak :

Mari kita wujudkan Pilkada Damai dengan tidak menyebarkan konten Negatif yg bersifat profokatif di Media Sosial. Jaga Keamanan, kenyamanan dan Ke-damai-an karena “ DAMAI “ itu Indah. 

sambil coffee morning  (Phsl)

#jagakedamaian
#krndamaiituindah

Prayit Hariyanto, SH