Oleh : Prayit Hariyanto, SH,
" Keluhuran Budi Pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan ", maka tidak salah berlaku Kaedah Adab atau Sopan santun yang nilainya lebih tinggi dari pada Ilmu " Al-adabu fauqal 'ilmi ", ini menekankan betapa pentingnya kesantunan dalam berbicara, berkata bahkan secara jelas dibandingkan dengan orang yang berilmu sekalipun.
artinya bahwa se-pandai atau se-pintar apapun seseorang jika dalam berbicara atau bertutur kata tidak me-merhatikan ke-santunan, sekalipun itu dilakukan oleh mereka-mereka yang merasa berilmu tinggi, berpengaruh atau dianggap seorang tokoh, tokoh apapun, jika Tutur kata-nya cenderung membuat polemik dan kegaduhan ditengah kehidupan Masyarakat, jangan berharap mendapat tempat di hati banyak orang, apalagi dihadapan-Nya.
Bicara benar saja bisa menjadi perdebatan dan polemik apalagi sebaliknya, disinilah dibutuhkan kemampuan berbicara dan ber-komunikasi yang baik dengan penuh kehati-hatian demi menjaga pergaulan diantara sesama demi menghargai perbedaan-perbedaan yang ada.
Jauhkan sifat membanggakan diri, mensombongkan diri, angkuh dan merasa diri paling hebat, paling berilmu, sok paling beragama, sok suci, menganggap diri paling benar. seharusnya mereka sadar, bahwa diatas langit masih ada langit. . . . .
Memang, . . . . .
“ Harga diri itu lebih tinggi, jauh lebih tinggi lagi jika kita mampu merendahkan diri, . . "
Memang, . . .
" Kebenaran harus disuarakan, jika akan menimbulkan kegaduhan dan pertengkaran, lebih bijak untuk diurungkan, . . . " Phsl 7/01/22
Tidak ada komentar:
Posting Komentar