HANYA INGIN . . . .
oleh : Prayit Hariyanto
Aku hanya ingin mengajak dan mengajari agar jari itu lebih SANTUN daripada lisan, aku hanya ingin mengajak dan mengajari agar Lisan itu lebih LEMBUT daripada fikiran, aku ingin mengajak dan mengajari agar fikiran itu Lebih SEJUK dari pada Qolbu, jika tidak bisa " SANTUN, LEMBUT dan SEJUK " akan jauh lebih baik jika Diam, karena konon Diam itu adalah emas.
Hanya rasa ke-khawatiranku jika-jika aku datang untuk menjemputmu atas ulah " Jari " mu yang tidak santun, ulah Lisanmu yang kurang lembut dan ulah fikiranmu yang jauh dari ke-sejuk-an.
percaya dan sadarilah bahwa disetiap diri manusia ada sial dan atau ketidak beruntungan, mari keduanya tetap kita jaga dengan kehati-hatian agar kita tetap menjadi manusia yang ber- " untung ", jika tidak, . . . maka kasian mereka-mereka yang ada dibelakangmu ada keluarga, Anak dan Istri yang mengkhawatirkanmu sama halnya Aku yang mau peduli dan mengkhawatirkanmu pula, . . . .
Terus terang aku tidak bisa melihat orang menangis, merunduk dan meng-" Iba " karena khilaf yang terlambat dan tidak menampakkan sikap " Ksatria "-mu, hanya aku malu melihatnya, . . . . phsl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar