SUKSES ITU BUKAN BESAR BICARA-NYA
Oleh : Prayit Hariyanto
Sesungguhnya " Politik " itu dinamis dan statis, apa yang tidak dimungkinkan terjadi, didunia Politik tidak berlaku, penuh dengan kejutan-kejutan, fenomenal dan Sensasional, . . . . Akademisi Prof dan DR politik hanya bisa memberikan teori dan teori atau rambu berpolitik yang benar, tidak mampu memprediksi bidak catur para Politisi.
Jikapun diberikan kesempatan men-dongak dalam Politik berusahalah untuk tetap merunduk, sebelum malu merunduk dan merunduk menjadi tabu atas perilaku politik yang cenderung merendahkan harkat dan martabat lawan politiknya . . .
Maka salah besar jika memandang rendah seseorang dalam dunia Politik, siapa tahu suatu hari orang yang direndahkan sukses dan kita jauh lebih rendah dari-nya . . . akhirnya tak hentinya membuat “ POSTINGAN “ dimedia sosial atas kekalahan dalam kontestasi politik . . . . betapa bodoh dan tidak masuk akal-nya perilaku seperti ini, . . . . padahal mereka-mereka ini memiliki Integritas Intelektual mumpuni . . .
Memang tidak mudah mengubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan. . . . . kecuali dirinya yang mempunyai tekad dan keinginan untuk meng-ubah dan berubah. . . .
Apa yang tidak mungkin jika Tuhan YME, Allah Swt berkehendak, banyak orang Sukses terlahir dari orang tidak berada, orang kampung dan bahkan mungkin besar tanpa orang tua yang mendampinginya, maka jangan sedih jika bagian dari hidup yang mem-bersama-i adalah bagian yang pahit, penuh luka dan Air mata. Maka banyak mereka-mereka yang merasa diri hebat baik pengetahuan maupun finansial dikalahkan oleh orang beruntung yang besar atas kehendak-Nya . . . .
Karena dari situlah banyak orang yang terlahir kembali dengan jiwa yang lebih " Bijaksana ". dari situ pulalah banyak orang-orang yang super tangguh, besar hatinya bukan " BESAR KEPALA " dan “ BESAR BICARA “ nya
Mereka yang beruntung yakin bahwa segala sesuatu jika diawali dengan Nawaitu " NIAT " yang baik, dan tulus serta Do'a yang Ikhlas, maaf jangan tanya hasil . . . . . karena Allah Swt pasti memberikan tempat terhormat baginya, . . . Aamiin,
Jikapun belum beruntung, itu mungkin lebih baik baginya, . . . agar Intropeksi, mawas diri untuk mempersiapkan kembali dan mencobanya, . . . salam sehat. Phsl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar