NGGEDABRUS
Dalam pergaulan, ketrampilan berbicara, ber-tutur kata dan ber-bahasa sangatlah penting. Biasanya mereka yang ucapanya selalu menyakitkan tentu tidak disenangi oleh teman atau kawan-kawannya, pun demikian orang yang banyak bicaranya dan suka menjurus pada hal-hal buruk, jorok, porno, resek bahkan suka menyudutkan atau mem-bully orang.
Apa yang diucapkan langsung atau tulisan-tulisan yang diposting dimedsos itulah diantara gambaran dalam kehidupan sehari-harinya. Memang untuk menjadi se-orang yang menarik kita perlu berbicara yang baik, bertutur yang baik, ber-bahasa yang baik dan bahkan ber-pikir baik pula, memang sodo angel, ora gampang, ora biso sempurno, sing penting wis berbuat apèk se-apèk-apèk'e sing awa'e iso. Ben ora dapat julukan menungso " Nggedabrus ".
Memang menjadi karakter menarik dan terpuji itu berkaitan sangat erat karo Ati (qolbu), fenomena yang kita lihat saat ini, okèh menungso yang memiliki pengetahuan yang dalam, agomo yang tinggi, tetapi ora nduwe wibowo, ora nduwè karakter terpuji. Justru malah sebaliknya, biso jadi orang yang pengetahuannya ora okeh, Agomone sodo kurang, pas-pasan, karena ke-shalehan-nya, justru diberikan Anugrah oleh-Nya karakter mulia lan terpuji.
Wis sing penting duwe Adab lan Akhlaq paling utomo. Ngomong sak ngomong ojo asal “ nJeplak “ lan sak penak udele dewe.
Benar kata poro Leluhur “ Ajine diri soko Lathi, Ajine rogo soko busono “ . . . kira-kira seperti itulah kita berkehidupan. Phsl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar