Hati2, . . . .
MABUK ASMARA “ DUNIA MAYA “
Oleh : Prayit Hariyanto SH, Kanit II Cyber Polda Ntb
Saat dimabuk Asmara, terkadang seseorang sering melakukan hal-hal yang mungkin aneh menurut orang lain, adalah sebuah rasa, rasa cinta, kasih dan sayang timbul, tumbuh dan kembangnya tidak memandang tempat, waktu, situasi dan kondisi walau tidak sedikit yang merasa dirugikan akibat “ Mabuk Asmara “ ini.
Sebuah pertanyaan klasik dan lazim yang masih sering terdengar, Darimana sih datangnya Cinta .. . . ?? . . . dari mata turun kehati, kini zaman sudah berubah kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi telah menggeser kebiasaan Masyarakat, bukan lagi dari mata turun kehati tapi dari “ MEDIA SOSIAL “ penasaran di hati.
Mereka yang jatuh cinta lewat Jalur ini berawal ketertarikan dari melihat gambar yang terpampang pada Profile dengan narasi indah, romantis untuk mengetuk jiwa lawan jenisnya agar mem-follownya, ibarat gayung bersambut akhirnya saling tukar nomor WhatsApp, supaya lebih akrab dan bebas berkomunikasi, alasannya. Mereka ber-LDR ( Long Distance Relationship ), cukup akrab walau belum bertemu didunia nyata bahkan “ VIRTUAL “ pun belum pernah bertatap, mabuk “ CINTA “ seperti Tai kucing rasa Cokelat, kira-kira demikian. Pada akhirnya seiring perjalanan waktu tidak ada yang tabu lagi, hal-hal fulgar tanpa sensor tersaji untuk mengisi selingan dalam VC walau sang Idola mematikan kamera VC-nya seolah tanpa dosa ia ungkapkan alasannya, biar “ Penasaran “, LUU dengan wajah GUE, tanpa disadari bahwa sang Idola Cintanya telah mencuri start dengan tekhnik Social engineering untuk mengelabuinya. Ibarat “ Bertepuk sebelah tangan “ . . . .
Kisah Asmara ini memang cukup unik berawal dari media sosial “ INSTAGRAM “ dengan profil cukup menarik perhatian banyak kaum Adam, gambar seorang Pramugari cantik dengan narasi bekerja di perusahaan Maskapai sebuah penerbangan Domestik, PRISKA (anonim) tertulis dalam akun IG nya, siapa yang tidak ingin mem-Follow-nya !!!!, . . cantik, Anggun dan bersahaja kebanyakan seorang Pramugari memang demikian.
BRAM (anonim) salah satu dari kaum Adam yang beruntung dan berbahagia telah diterima follownya diantara yang lainnya oleh PRIZKA, cukup berbahagia karena mereka bisa chat melalui DM (Direct Message), seiring perjalanan waktu kemudian mereka saling bertukar nomor WhatsApp. Untuk meng-akhiri Chat di DM dan beralih melalui WhatsApp, baik whatsApp chat or WhatsApp VC.
Begitu intent mereka berkomunikasi melalui whatsApp VC danmenemukan kecocokan diantara mereka seolah tidak akan terjadi apa-apa, kurun waktu tiga bulan bukan waktu yang singkat mereka lakukan LDR dengan whatsApp VC, walau sang Idola tidak menampakkan jati face-nya. Jangan memaksa sebuah perasaan jika tidak ingin “ TERSAKITI “, begitulah yang dialami seorang BRAM, Ia beranggapan bahwa kunci dari sebuah kebahagiaan dalam hidupnya adalah sukses dan berhasil dalam hal Cinta dan Asmara. Rupanya si BRAM gagal memperjuangkan “ CINTA “ nya yang diperoleh dari Media Sosial Instagram dengan Profile yang menggoda.
Pernikahan adalah puncak dari kisah cintanya, sayang maksud hati tak terbalas dengan baik, merasa tersandra dengan keadaan, Maju salah, . .. . mundur Kalah, pada akhirnya Puluhan juta bahkan ratusan juta melayang atas “ Mabuk Asmara “ nya, tersandra karena Privace Foto dan Video Hot- nya ada pada sang “ Cinta “ Maya-nya. BRAM gelisah dan gundah, gejolak jiwa menuntunya ke pihak APH Subdit Cyber, Kami dan Tim berhasil Mem-Profilling dan memetakan siapa sebenarnya “ PRISKA “, . . . . hingga kami berhasil menguak siapa sebenarnya si- PRIZKA cinta “ Maya “ nya si BRAM untuk meng-akhiri petualangannya, dengan mengamankan sebuah HP, Foto copy KK, KTP orang lain yang dipergunakan Registrasi nomor-nomor silumannya dan mem-blockir beberapa tabungan dll, walau lika-likunya cukup panjang dan menantang,
Kami hanya ingin mengingatkan saja hati-hati berselancar di Dunia Maya jika berurusan dengan “ CINTA dan/atau ASMARA “ karena bisa membawa Malu “ KU “ pada diri sendiri dan malu “ GA “ pada umumnya. Memang tidak salah jika setiap orang memiliki tekad untuk memperjuangkan siapapun yang dicintainya. Tidak ada gunanya jika hal tersebut tak terbalas, ingat jangan berhenti di key point itu saja karena masih banyak mimpi-mimpi asmara untuk direalisasikan. Dunia tidak selebar daun Kelor. Dan jika tetap memaksakan diri, sama saja membuang-buang waktu. Halnya yang dialami si “ BRAM “. . . . maaf jika ada kesamaan nama atau mungkin kisah yang sama bukan maksud lain kecuali hanya mengingatkan agar berhati-hati dengan “ DUNIA MAYA “, kejahatan dunia maya tidak kalah kejamnya dengan Dunia Nyata.
Semoga bermanfaat. Phsl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar