Selasa, 03 Agustus 2021

MENGENANG

Puisi

MENGENANG KALA ITU


Oleh : Prayit Hariyanto,SH



Masih ingatkah Masjid itu, kala kita jumpa pertama

Masih ingatkah Kantor Desa itu kala kau ku pandang pertama

Masih ingatkah hari itu, Minggu 9/02/1997 kala pertama aku datang kerumahmu, Sakra

Karena, . . .

Hari dan tanggal itu yang tentukan masa depan Kita

Masih ingatkah hari-hari pertama kita hidup bersama

Di malam yang sunyi, non jauh dari keramaian Kota, terpencil original kehidupan pedesaan yang damai,

Hembusan angin dingin datang dari belakang tempat tinggal kita hamparan sawah yang cukup luas,

Kau lah yang menjadi selimut hidupku,

Gelap, sepi, sunyi dan lengang kala malam tiba sama-sama bisa kita arungi,

Desa itu menjadi saksi kebersamaan kita dalam suka maupun duka tercatat sebagai “ Kenangan “,  Pengkelak Mas . .. 

Hingga, . . .

Sekarang dan selamanya kau adalah belahan jiwaku

Sekarang dan selamanya kau adalah perhiasanku

Sekarang dan selamanya kau adalah Bidadari “ Syurga “ ku

Sekarang dan selamanya aku adalah pendamping hidupmu

Hanya kepada-Mu, Ya Robb, .. . .

Aku meminta

Abadi milik-Mu kupinta untuk pernikahan kami,

Tentram milik-Mu kupinta untuk keluarga kami,

Cinta milik-Mu berbagilah untuk pernikahan kami,

Kasih sayang milik-Mu berikanlah untuk keluarga kami,

 

Ternyata, . . .

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat

Lima belas bulan sebelas tahun dua ribu dua puluh,

Genap dua puluh tiga tahun usia pernikahan kami,

Smoga menjadi hari yang bahagia bagi kehidupan keluarga Kami, dilimpahkah segala rahmat, hidayah, Rizki dan kesehatan hingga paripurna dalam kehidupan, . . .  . . .

Amiin, . . . . (15-11-2020)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar