Senin, 08 Juli 2024

JIWA BESAR MENGHINDARKAN KEPUTUS ASA'AN

JIWA BESAR MENGHINDARKAN KEPUTUS ASA'AN

Oleh  : Prayit Hariyanto

Banyak sekali didunia ini orang yang “ GAGAL “, maaf bukan Gagal Paham dalam hidupnya karena ke-putus asa-an dan kehilangan semangat Hidup. Padahal, jika ditelisik segala sesuatu yang terjadi sudah menjadi takdir yang kuasa Tuhan YME, Allah Swt sehingga semua makhlukNya tidak bisa mengelak. Maka dianjurkan ber-hikmah karena dengan keputusan-Nya selalu membawa yang dimaksud.

Sebagai Umat-Nya didunia tinggal hanya menjalani dengan sepenuh hati, usaha yang keras dan tetap terus Tirakat/berdo’a. Tanpa usaha, do’a-pun tidak akan terkabul begitu juga dengan usaha yang tidak dibarengi dengan doa juga akan sia-sia.

Berlaku juga bagi Calon-calon Pemimpin yang saat ini lagi dan sedang berjuang meraih mimpinya, atas kekalahan dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan wakil presiden, meraih mimpinya dan ber-upaya menggunakan hak politiknya mengajukan PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK), sah-sah saja karena amanat Undang-undang seperti itu. Halnya gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK) ada dua pilihan kalau tidak “ MENANG “ yaa  memantapkan “ KEKALAHAN “ atas sengketa itu. Bagi yang mengikuti sidang MK dapat tambahan ilmu yang berharga diluar jalur akademis. Sementara Pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, aman-aman saja. Untuk hasilnya kita tunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam waktu dekat ini, mari kita sabar menunggu . . . .

Apapun hasilnya bagi yang kalah dalam Putusan  harus mem-punyai jiwa besar yaitu ke “ IKHLAS “ an untuk menghindari rasa ke-putus-asaan dan hilangnya semangat Hidup diatas. Jika tidak, waooow bahaya, . . . dapat mengakibatkan Stressss atau Gila  bahkan lebih parah dari itu.

Sesungguhnya semua itu, sama-sama kita dapat ketahui beberapa saat usai pemilihan dan dikuatkan dengan pengumuman penetapan dari KPU tertanggal  20 Maret 2024, berapa sich jumlah partai yang terancam gagal lenggang kangkung ke Senayan dan barapa jumlah Caleg yang terancam gulung tikar karena bea chos-nya cukup lumayan namun tidak terpilih, wajar jika mungkin ada yang Stresss dan agak sedikit kehilangan kontrol dan kendali.

Bagaimana dengan Pilpres/pilwapres-nya, . . . . ??

Tentu sudah jelas siapa yang ditetapkan oleh KPU sebagai pemenangnya menjadi Presiden dan wakil presiden untuk periode 2024/2029. Tentu sama-sama kita menghormati dan menunggu hasil dari hak konstitusi mereka-mereka yang kalah melalui MK, . . . .

Bagaimana keputusannya . . .. ?

“ mBok Sabar menunggu, ojo kesusu . . . “

Agar tidak jemu menunggu kita mendengar komentar dan pendapat pengamat Politik dan para Penasehat Hukum dimedia Televisi, Podcast-poscast, dan media lainnya gimana cara mereka-mereka mem-fram setiap permasalahan yang dihadapi . . . . phsl

#damaiituindah

#phsl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar