Jumat, 22 November 2024

EKSPEKTASI BERLEBIHAN

EKSPEKTASI BERLEBIHAN 
Catatan  
AKHIR KEKUASAAN PRESIDEN RI Bapak  Ir. JOKOWIDODO

Oleh Prayit Hariyanto 

          Sebagian kita mungkin sudah melihat banyak Vidio-vidio, Podcast, acara ILC atau Berita-berita di Media Sosial, media mainstream dll tentang apa yang terjadi beberapa hari sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, sekaligus purna Jabatannya Bapak Ir. Joko Widodo sebagai Presiden RI ke 7 pada tanggal 20 Oktober 2024 yang baru lalu. Ada sekelompok orang berkumpul dan berorasi dengan berapi-api untuk menangkap dan menggantung Bapak Presiden Ir. Jokowidodo yang dianggap telah menyebabkan kerusakan di Negara ini dan diantaranya ada wajah-wajah yang tidak asing buat kita semua, mereka-mereka ini tetap Konsisten pada perjuangannya untuk memenjarakan Bapak Presiden Ir. Jokowidodo. Lalu ada forum lain juga yang tak kalah berapi-api dan penuh semangat mantan Ketua MPR, era Presiden Gus Dur mengajak semua orang untuk menggagalkan pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Bapak Prabowo Subianto dengan menyebut “ Dia Gila, Suka Pornografi, Tolol dlsbnya. Ia juga menyebutkan bahwa Jokowidodo als Mulyono harus dimasukkan ke Penjara, lalu ada yang berpidato mengingatkan agar waspada, karena sebelum tanggal 20 Oktober 2024 Presiden Jokowidodo bakal kabur ke luar Negeri, yang berpidato tidak kurang-kurangnya menyatakan bahwa Jokowidodo menyebabkan banyak kerusakan bagi Negara dan juga mengatakan bahwa saat ini orang yang paling takut dan tidak bisa tidur adalah Jokowi, karena dia adalah orang yang paling bersalah dan layak untuk di Hukum Waoooowww “ Ngeri “ kan . . . . ????
Itu semua adalah ekspektasi yang berlebihan, sebuah harapan beberapa kelompok yang memang tidak suka dengan Pemerintahan Jokowi yang dengan sangat percaya diri menyatakan pendapat dan keyakinan-nya bahwa Jokowi akan ditangkap diadili dan dihukuim seberat-beratnya, memang diforum seperti itu, begitu “ Nyentrik “ saya menyebutnya kepada Bapak Jokowi, mungkin mereka-mereka merasa levelnya Beda dan tidak melihat dirinya sendiri apa yang telah diperbuat dan disumbangkan kepada Bangsa dan Negaranya sendiri.

            Mari kita beralih ke kenyataan yang ada atau realitas yang terjadi, juga rekan-rekan bisa melihat Vidio dan wartanya di Media Sosial dan media-media lain kenyataannya bahwa :  
 Pelantikan Presiden dan wakil presiden yang baru Bapak Prabowo Subianto dan Wakilnya Bapak Gibran Rakabuming Raka dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin berjalan dengan hikmat, lancar dan aman-aman saja, Mantan Ketua MPR di maksud diatas justru mengahdiri undangan dengan duduk manis dan anteng gayeng meski Namanya tidak disebut oleh siapapun. “ Kejamnya hukum alam “ dalam membalasnya. Mungkin beliau diundang Cuma untuk Nonton saja sampai Se-anteng dan segayeng itu.

 Sorenya Bapak Jokowi langsung pulang kampung ke Solo dengan pesawat Angkatan Udara dan dikawal oleh Sukoi yang katanya Najwa Shihab, Pak Jokowi Nebeng Pesawat Udara, Beliau tetap santai saja.

 Sampai di Boyolali menuju solo Bapak Jokowi disambut dan dielu-elukan oleh puluhan ribu warga masyarakat sampai waktu tempuh dari Bandara ke rumah yang harusnya 30 menit jadi 3,5 jam, tidak ada yang Kepo, tidak ada yang teriak-teriak Gantung Jokowi, tenggelamkan Jokowi seperti di forum-forum tersebut diatas. 
Terus mereka-mereka pada kemana yaaaa. . . . . ? atau mungkin tidak punya ongkos ke Solo, yang jelas kalau ada dilokasi sudah dipastikan mereka-mereka akan dirujak oleh masyarakat setempat.

Ternyata kenyataannya semakin seru jauh dari Expectasi kaum Pendengkiawan dan pembenciawan, meminjam istilah kekinian, karena setelah Bapak Jokowi pulang dan menjadi warga sipil , terlihat dimedia sosial Beliau sungguh Bahagia Bersama keluarga dengan santai bisa jalan-jalan, makan sate, makan soto dan jajanan lainnya, beribadah bersama warga, bahkan Bapak Jokowi meminta untuk tidak dikawal lagi biar jauh lebih dekat dengan rakyatnya, tapi karena protokoler dan peraturan Negara mantan presiden tetap harus dikawal, yaaa mau bilang apa . . . . . ???
Bukan Cuma itu saja bahkan Bapak Jokowi dikunjungi pejabat senior Uni Emirat Arab di rumahnya beberapa hari setelah beliau Purna, ini menarik dan jarang terjadi ada tamu negara yang mampir kerumah tinggalnya mantan Presiden kalau tidak ada hubungan yang baik dan persahabatan yang erat. Bapak Jokowi bisa nonton pertunjukan musik Bersama warga dan warga-pun pada kaget ternyata Bapak Jokowi berada Bersama-sama mereka menikmati alunan musik.

Nahh . . . terus yang kemarin-kemarin Pidato Jokowi Kabur sebelum tanggal 20 Oktober, Jokowi nggak bisa Tidur nyenyak dan ketakutan yang luar biasa pada kemana, . . . terus bagaimana tanggapan kalian yang kemarin berapi-api “ Tangkap Jokowi, gantung Jokowi “, . . . . komentar dooong  ? 
Sekedar mengingatkan saja bahwa dari sejak periode Pertama menjabat semua Ancaman ke Bapak Jokowi, beliau tanggapi biasa-biasa saja tidak diambil hati, karena baliau orang baik yang mampu mengalahkan keangkara murkaan dengan caranya sendiri dan mereka-mereka sepertinya oleh Beliau dianggap tidak ada, atau mungkin dianggap “ SAMPAH “  dan tahu kan . . . !!! sampah itu bau maka tidak perlu dekat-dekat, sumber penyakit. . . . .  kira-kira demikian. salam sehat, 23 oct 2024.  Phsl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar