Rabu, 28 Juli 2021

Hanya tentang " Kita " kala itu dan kini

Hanya tentang “ Kita “ kala itu dan kini (Hultah dalam Duka)


oleh  : Prayit Hariyanto, SH

Sebenarnya bukan berapa lama kita saling mengenal, malainkan tentang bagaimana setelah Kita saling mengenal dan perlakuan kita masing-masing.

Terima kasih karenamu, aku percaya bahwa bahagia itu ada,

Mungkin ketika itu aku terlalu cepat menjatuhkan pilihan kepadamu

Tapi aku terlalu percaya, bahwa jatuh cinta kepadamu tak mengenal alasan apapun,

Kecuali, .  . .

Kesan pertama bahwa memang aku jatuh cinta kepadamu dan aku sadar butuh perjuangan untuk meraihnya

Dan jangan pernah bertanya alasan kenapa aku jatuh cinta,

Karena memang aku tidak pernah berencana kepada siapa cinta-ku berlabuh . .

Tapi, . . .

Tuhan Allah Swt pencipta alam dan isinya yang menuntun-ku kearah-mu

Maaf, jika aku telah dengan berani jatuh Cinta kepada-mu, saat itu

Karena memang sejak pandangan pertama aku ingin belajar mengenal-mu secara pelahan hingga pasti bahwa kamu benar-benar jatuh cinta kepada-ku

Jika pun saat ini diantara kita mungkin ada sesuatu yang kurang berkenan, sebaiknya sama-sama perbaiki

Mari kita buktikan pada semesta ini, jika kita mampu menjadi cerita indah baginya, . . .

Karena Tuhan yang Maha Esa, Allah Saw tau dan percaya bahwa kita mampu untuk itu,

Bagaimanapun liku perjalanan hidup ini, harus kamu tahu bahwa aku selalu berdo'a untuk melewati banyak hari bersama-mu dan keluarga

Aku ingin kita ada dalam suka maupun duka, . . .

Sekali lagi ini hanya tentang “ Kita “ . . . saja

Sayang . . . .

Hari ini, pada hari jadimu, aku tak mampu membendung air mataku karena sesuatu yang menjadi ketetapan-Nya tidak mampu kamu hindarkan, . . . .

Begitu cepatnya hingga mengubur rencana-rencana Kita,

Kita hanya bisa memetik “ Hikmah “ nya

 

“ HBD Mam, semoga Mama Cepat sembuh, sehat dan segera bisa berkumpul dengan Kami untuk bisa kembali menjalani Kehidupan bersama dan tetap Selalu dalam RidhloNya, . . . . “, Aamiin. 07/02/21 (Phsl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar