Selasa, 05 Oktober 2021

HBD PUTRI KECIL-KU

HBD PUTRI KECIL-KU 
Oleh : Prayit Hariyanto, SH
 
Putri-ku

Tumbuh dan besarlah seiring perkembangan-mu

Ikuti .  . .

Alur pengalaman dan perasaan-mu secara alami

Maaf . . .
 
Jika Papa dan Mama terkadang sibuk mengais rezeki

Demi-mu . . . .
 
Terkadang lupa berbagi kisah dan kasih bersama-mu

Percaya-lah, sesibuk apapun Papa dan Mama selalu meluangkan waktu dan mengucap rindu untuk-mu

Pilihlah jalan-mu, Nakk !!! . . . 

Papa dan Mama hanya memberi tahu jalan terbaik untuk dituju

Dan . . .
 
Itu sudah Papa dan mama lakukan

Berdiri tegaklah dengan kaki-mu dan, berjalanlah dengan semangat sesuai yang kamu inginkan
 
Pilihlah jalan terbaik 
Agar tidak terjatuh

Tugas Papa dan Mama memang belum usai

Karena masih harus tetap mendampingi-mu hingga kamu bisa berlari dengan kencang menggapai cita dan harapan-mu

Terima kasih anak-ku telah mengijinkan Papa dan Mama menikmati indahnya hari-hari bersama-mu yang penuh makna dan arti

Ketahuilah bahwa disetiap detik bersama-mu adalah waktu terindah dalam hidup Papa dan Mama, . . .
 
Sering Papa dan Mama memuji atas ke-hebat-an dan ke-mandirian-mu

Yang selalu . . . HOME ALONE

Disetiap hari, dihari-harimu . .

Sekali lagi, . .

Maafkan Papa dan Mama yang tidak selalu membersamai setiap hari di hari-hari Indah-mu

Hingga bertambahnya usia-mu hari ini . . .
 
“ HBD putri-ku KHASYFA PRINARTA HARIYANTO “ karena hari ini Selasa tepat 5 OKTOBER 2021, genap sembilan tahun usia-mu

Semoga sikap dan sifat ke-sederhana-an yang Papa dan Mama tanamkan pada-mu terbawa sampai Dewasamu . . .

Doa Papa dan Mama, . . . .
  
Tetaplah hidup ber-kwalitas walau dengan ke-sederhanaan, menjadi anak yang mandiri, hebat, sukses berguna bagi Bangsa, Negara, AGAMA, membanggakan Papa, Mama dan Keluarga, . . .
 
Aamiin. . . . Phsl 05/10/21

Sabtu, 18 September 2021

SUNYI dan HENING

SUNYI dan HENING

Oleh : Prayit Hariyanto, SH

Tak terasa hari cepat berubah
Pertanda . . . .
Malam-pun kian mendekat
Semakin nampak sunyi dan hening malam ini dan malam-malam selanjut-nya
Setelah satu per satu kalian tinggalkan kami demi masa depan kalian . . . 
Suara hati Papa, Mama dan adikmu yang bising saat ini
Tiada tautan.
Apalagi jawaban.
Seolah tak tampak cahaya di tengah malam,
Menemani malam yang kian larut
Hingga kesunyian menggumpal semakin jelas . . .
Rumah itu . . . .
Kini nampak sepi dan Hening
Tak dapat Papa dan Mama mengartikan-nya,
Karena . . . . 
Bayang-bayang kalian masih tampak jelas di pelupuk mata
Sayang Hening tak pernah ragu mendekap malam dalam pelukan
Kalian memang hadir membawa sejuta keindahan 
Bahkan . .  .
Kalian-pun membawa kesunyian, 
Dan .  . .
Kesunyian itu yang kini harus Papa, Mama dan Adikmu rasakan dan tetap membersamai disetiap datang-nya malam . . .
Kutengok selalu kamar kalian menjelang kami tidur
Karena . . . 
Hanya Aroma kamar kalian-lah yang mampu mewakili kalian untuk membersamai Kami dihampir setiap datang-nya malam
Selamat berjuang Putra, Putri Papa dan Mama dalam meraih masa depan . . . 
Do'a Papa dan Mama selalu menyertai kalian, tetap jaga sikap dalam kesederhanaan ditempat " Coass ". .
Semoga . . . . 
Kalian berdua sukses menjadi Dokter, Dokter muda yang hebat yang membanggakan Bangsa, Negara, Masyarakat, Agama, keluarga dan Orang Tua, . . . . Aamiin. Phsl 15/09/21

Selasa, 07 September 2021

KERINDUAN

KERINDUAN

Oleh : Prayit Hariyanto, SH


Cinta, Kasih dan Sayang selalu memunculkan  KERINDUAN yang begitu mendalam 
Semua ini 
mengajak sejenak meluangkan waktu untuk diam dalam sunyi    di keheningan 
Menikmati kesendirian Mendengar
Irama nada alam
yang selama ini terabaikan
Sesungguhnya adalah satu dalam kesatuannya
Dan bahkan sama sekali tidak pernah saling terpisahkan

Kini biarkan KERINDUAN itu merasuki diri 
Untuk menyelaraskan getaran Hati 
menjadikannya selalu SEIRAMA, SELARAS dan ta' tergoyahkan
Biarkan semua mengalir menyatu dengan dinamika alam
dalam simfoninya yang abadi 
Sempurna menyatu
Karena daya CINTA yang mengikatnya begitu KUAT
Tu'  melahirkan semua 
" KEBAHAGIAAN ". I love Mam

Phsl 

HBD PUTRA-KU

HBD PUTRA-KU

oleh : Prayit Hariyanto, SH

 
Waktu berlalu begitu indah melewati hari - hari, , . . kita bersama
Setelah lama Papa turut menghitungnya,
Kini yang ditunggu telah tiba, 
Yakni 
Hari  “ Jadi “, . . Mu
Putra Papa yang sangat Papa banggakan dan Sayangi .  . . 
 
Dihari “ INDAH “ mu ini, 
Papa selipkan Do’a untukmu dan untuk kita bersama
Agar Allah, Tuhan Yang Maha Esa mendengar dan mengkabulkannya,
Bahwa . . . 
Papa, Mama dan Adik-adikmu ingin lebih lama bersama-mu, . . .

Jika mungkin tak terpisahkan, . . . 
 
Papa sadar belum sempurna bagi-mu . . .
Untuk membuatmu Bahagia, . . . 

Tapi . . . 

Papamu tetap Papamu yang tetap berusaha untuk membuatmu sukses
Dengan 
Keterbatasan-nya . . .. .
 
Biarlah Cinta, kasih dan sayang Papa dan Mama tetap ada dalam ikatan melati, . . .

Semerbak harumnya sepanjang hari, . .

Walau terkadang saling berjauhan
Bukan halangan bagi Papa untuk tidak menyayangi dan mencintai-mu 
 
Do’a-do’a selalu Papa panjatkan kehadirat-Nya

Agar di hari bahagiamu ini, Allah Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan Kesehatan,  memberkati disetiap langkahmu, dan 
Menjadikanmu sebagai Putra Papa yang hebat dan Sukses, membanggakan Papa dan Mama berguna bagi Bangsa, Negara Orang tua, keluarga dan Agama
 
“ SELAMAT ULANG TAHUN PUTRA-KU, INDRA JUSTIKA HARIYANTO, S.Ked . . . . . . SUKSES SELALU DAN TETAP SELALU DALAM RIDHLO-NYA, . . . . . Aamiin “  
 
Papa, Mama @ Adik2mu 26/08/21

Selasa, 03 Agustus 2021

MENGENANG

Puisi

MENGENANG KALA ITU


Oleh : Prayit Hariyanto,SH



Masih ingatkah Masjid itu, kala kita jumpa pertama

Masih ingatkah Kantor Desa itu kala kau ku pandang pertama

Masih ingatkah hari itu, Minggu 9/02/1997 kala pertama aku datang kerumahmu, Sakra

Karena, . . .

Hari dan tanggal itu yang tentukan masa depan Kita

Masih ingatkah hari-hari pertama kita hidup bersama

Di malam yang sunyi, non jauh dari keramaian Kota, terpencil original kehidupan pedesaan yang damai,

Hembusan angin dingin datang dari belakang tempat tinggal kita hamparan sawah yang cukup luas,

Kau lah yang menjadi selimut hidupku,

Gelap, sepi, sunyi dan lengang kala malam tiba sama-sama bisa kita arungi,

Desa itu menjadi saksi kebersamaan kita dalam suka maupun duka tercatat sebagai “ Kenangan “,  Pengkelak Mas . .. 

Hingga, . . .

Sekarang dan selamanya kau adalah belahan jiwaku

Sekarang dan selamanya kau adalah perhiasanku

Sekarang dan selamanya kau adalah Bidadari “ Syurga “ ku

Sekarang dan selamanya aku adalah pendamping hidupmu

Hanya kepada-Mu, Ya Robb, .. . .

Aku meminta

Abadi milik-Mu kupinta untuk pernikahan kami,

Tentram milik-Mu kupinta untuk keluarga kami,

Cinta milik-Mu berbagilah untuk pernikahan kami,

Kasih sayang milik-Mu berikanlah untuk keluarga kami,

 

Ternyata, . . .

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat

Lima belas bulan sebelas tahun dua ribu dua puluh,

Genap dua puluh tiga tahun usia pernikahan kami,

Smoga menjadi hari yang bahagia bagi kehidupan keluarga Kami, dilimpahkah segala rahmat, hidayah, Rizki dan kesehatan hingga paripurna dalam kehidupan, . . .  . . .

Amiin, . . . . (15-11-2020)

Senin, 02 Agustus 2021

Lelaku AKHLAK

Lelaku AKHLAK


Oleh. : Prayit Hariyanto, SH

Akhir-akhir ini sesungguhnya kita punya masalah besar dalam berkomunikasi sesama Muslim, hal kecil dan tidak usah terlalu muluk, dalam saling berpapasan saja semakin jarang ditemukan sesama muslim yang saling bertegur sapa apalagi saling menebar ucapan “ Assalamu'alaikum “, Hay, selamat pagi, dll.  Lewat, yo lewat wae, bahkan terkadang permisi-pun tidak.

Hanya sibuk mengurusi Amalan gampang mem-bid'ah-bid'ahkan sesuatu jika berbicara agama, suka mengkafirkan  sesamanya kalau tidak sepaham, ber-dalil paling sahih bahkan banyak pula yang mengurusi Ramalan. sampai-sampai lupa merawat tradisi kebaikan yang paling dan sangat sederhana yaitu “ Uluk Salam “ atau saling memberi salam tadi. Padahal sesungguhnya sesuatu diatur sedemikian rupa olehNya agar terlihat harmonis dan dinamis, nampak terlihat kerukunannya baik sesama atau yang lainnya. mereka-mereka ini tidak mampu bersaing dengan lingkungan dalam kehidupan sosialnya hanya nyaman dengan kelompoknya.

Tidak dipungkiri, memang Amal yang kelak pertama kali ditanyakan olehNya, dan Amal yang pertama ditanyakan itu adalah Sholat. Akan tetapi saya meyakini bahwa ibarat membaca buku, Amal bukan Bab pertama buku hidup. Sebelum Amal, yang lebih awal adalah Ilmu. Sebelum Ilmu, yang lebih awal lagi adalah Adab atau tata krama. Dan sebelum adab atau Tata krama, yang lebih awal lagi dan bahkan yang paling awal dan menjadi dasar  bagi Adab, Ilmu dan Amal ialah “ AKHLAK “. Dan inilah tugas utama kerasulan Nabi Muhammad SAW yaitu menyempurnakan Akhlak mulia.

Perilaku Adab, perbuatan Ilmu dan tindakan Amal semua didasari lelaku Akhlak. Perkembangan Tekhnologi, komunikasi, digital saat ini ibarat persenyawaan antara Ilmu dan Amal, dan layak diakui bahwa Tekhnologi, komunikasi dan Digital memang maju, namun peradaban ternyata mengalami kemunduran. 

Jika kesederhanaan adalah pencapaian tertinggi umat Manusia, kini terjadi Penyederhanaan. Padahal penyederhanaan berbeda jauh dari Kesederhanaan. Kesederhanaan itu Alamiah, Natural, sementara Penyederhanaan itu adalah Ilmiah, semakin kesini semakin Ilmiah. Sehingga tanpa dalil seolah-olah manusia itu tidak bisa hidup dan bergerak. Padahal “ AKHLAK “ tidak membutuhkan Dalil. Akhlak hanya membutuhkan keterlibatan jiwa dan Raga sepenuhnya, seutuh-utuhnya dan seluruhnya dalam rangkaian berserah “ Diri “. Rendah diri di hadapanNya dan rendah hati dihadapan sesama.

Fenomena saat ini bahwa banyak mereka-mereka ber-Ilmu agama tinggi, mengikuti banyak kajian, sayang tidak diimbangi dengan Adab, Etika dan Estetika dan bahkan rendah “ AKHLAK “ dalam Lisannya. Jauh dari rendah Diri dan rendah Hati. Sebagaimana Rasulullah SAW contohkan.  Cm.Phsl

Rabu, 28 Juli 2021

Hanya tentang " Kita " kala itu dan kini

Hanya tentang “ Kita “ kala itu dan kini (Hultah dalam Duka)


oleh  : Prayit Hariyanto, SH

Sebenarnya bukan berapa lama kita saling mengenal, malainkan tentang bagaimana setelah Kita saling mengenal dan perlakuan kita masing-masing.

Terima kasih karenamu, aku percaya bahwa bahagia itu ada,

Mungkin ketika itu aku terlalu cepat menjatuhkan pilihan kepadamu

Tapi aku terlalu percaya, bahwa jatuh cinta kepadamu tak mengenal alasan apapun,

Kecuali, .  . .

Kesan pertama bahwa memang aku jatuh cinta kepadamu dan aku sadar butuh perjuangan untuk meraihnya

Dan jangan pernah bertanya alasan kenapa aku jatuh cinta,

Karena memang aku tidak pernah berencana kepada siapa cinta-ku berlabuh . .

Tapi, . . .

Tuhan Allah Swt pencipta alam dan isinya yang menuntun-ku kearah-mu

Maaf, jika aku telah dengan berani jatuh Cinta kepada-mu, saat itu

Karena memang sejak pandangan pertama aku ingin belajar mengenal-mu secara pelahan hingga pasti bahwa kamu benar-benar jatuh cinta kepada-ku

Jika pun saat ini diantara kita mungkin ada sesuatu yang kurang berkenan, sebaiknya sama-sama perbaiki

Mari kita buktikan pada semesta ini, jika kita mampu menjadi cerita indah baginya, . . .

Karena Tuhan yang Maha Esa, Allah Saw tau dan percaya bahwa kita mampu untuk itu,

Bagaimanapun liku perjalanan hidup ini, harus kamu tahu bahwa aku selalu berdo'a untuk melewati banyak hari bersama-mu dan keluarga

Aku ingin kita ada dalam suka maupun duka, . . .

Sekali lagi ini hanya tentang “ Kita “ . . . saja

Sayang . . . .

Hari ini, pada hari jadimu, aku tak mampu membendung air mataku karena sesuatu yang menjadi ketetapan-Nya tidak mampu kamu hindarkan, . . . .

Begitu cepatnya hingga mengubur rencana-rencana Kita,

Kita hanya bisa memetik “ Hikmah “ nya

 

“ HBD Mam, semoga Mama Cepat sembuh, sehat dan segera bisa berkumpul dengan Kami untuk bisa kembali menjalani Kehidupan bersama dan tetap Selalu dalam RidhloNya, . . . . “, Aamiin. 07/02/21 (Phsl)

Minggu, 27 Juni 2021

AWASSSS . . . !!!

AWASSSS . . . . !!!

Oleh : Prayit Hariyanto, SH. Kanit II Siber Polda Ntb

Kejadian tersebut begitu singkat dan sudah membawa kerugian puluhan juta akibat keteledoran memberikan “ CODE PIN “ pada aplikasi SHOPEE PAY yang biasa dipergunakan dalam bisnis jual beli online.

Berawal dari menerima telephone dari nomor yang tidak dikenal dan mengaku Karyawan dari Jual Beli Online SHOPEE. Penelphone menyampaikan bahwa anda  salah  satu yang beruntung telah memenangkan hadiah sebesar Rp. 2.000.000 juta dari aplikasi Jual Beli Online SHOPEE, dan untuk meyakinkan, penelphone meng- arahkan untuk membuka Aplikasi SHOPEE atas nama akun penerima hadiah, setelah membukanya ternyata memang benar dalam akunnya masuk “ Uang bonus “ dan tertera Rp. 2.000.000, hanya tertulis di Bio Aplikasi bukan masuk di saldo  “ TOP UP “ yang dimilikinya.

Kemudian di Aplikasi penerima hadiah diarahkan Kembali untuk memberikan “ Code Pin SHOPEE PAY “ yang dimiliki dengan alasan untuk memperlancar pengiriman hadiahnya dan penerima hadiah diarahkan untuk TOP UP sebesar Rp. 300.000, setelah penerima hadiah cek ternyata saldo Top Up-nya masih tetap dan tidak bertambah.

Sempat penerima hadiah protes akhirnya diarahkan oleh penelphone dengan tidak terputus untuk melihat di “ Bio “ Aplikasi, ternyata di Bio aplikasi  tersebut bertuliskan “ Transver lewat Bank BNI “, selanjutnya Penerima hadiah diarahkan ke ATM BNI untuk mengecek sebagaimana yang tertulis di Bio Aplikasi, setelah saya cek ternyata Saldo saya tetap tidak bertambah, dan penelphone bertannya berapa jumlah Saldo yang ada tertera, saya jawab dengan jujur sejumlah yang ada. Kemudian Penerima hadiah diarahkan melalui telephone tanpa terputus dan cepat untuk melakukan “ TOP UP “ kembali.

Ternyata setelah penerima hadiah melakukan pengecekkan atas Akun Aplikasi SHOPEE-nya , secara tiba-tiba saldo yang ada sudah tertransfer dengan sendirinya ke sejumlah akun milik orang lain dengan berbagai pecahan dengan jumlah yang variative.

Penerima hadiah baru menyadari bahwa akun Aplikasi SHOPEE-nya sudah dikuasai oleh orang lain untuk menguras semua Saldo yang ada baik di Bank BNI maupun di Top Up Aplikasi Shopee yang dimilikinya dan Aplikasi tersebut sudah tidak bisa dipergunakan lagi karena sudah ber-ganti Nama, UserName, Pasword, email dan Nomor Hanphone nya sehingga penerima hadiah sudah tidak bisa transaksi dengan aplikasi tersebut.

 

Ini adalah gambaran begitu luasnya Tindak Pidana Siber, hati-hati. Kejahatan Siber berawal dari Social Engineering dan Pishing terhadap calon korbannya, ingat tetap jaga OTP (One Time Password), sandi, verifikasi code, Nama Ibu Kandung, Password, PIN dan code-code lain di perangkat Android Anda, jika tidak ingin HP anda dikuasai oleh pelaku kejahatan Siber. . . Phsl

Rabu, 07 April 2021

Tidak sesat jika mengikuti " RASULULLAH "

Tidak sesat jika mengikuti ;

MANUSIA TERBAIK “ MUHAMMAD SAW “

Oleh : Prayit Hariyanto, SH
 
Siapa sih manusia terbaik sepanjang zaman, . . . ? Tiada duanya beliaulah " Muhammad SAW ", sejarah sudah mencatatnya. Bukan seperti mereka-mereka yang terlihat lembut Ucapannya buruk hatinya, bukan mereka-mereka yang kasar lisannya kasar pula hatinya, bukan mereka yang meninggalkan Umatnya demi menghindari tanggung jawab hukumnya, bukan juga mereka-mereka yang gemar ngoceh bak burung kutilang baru makan pisang, bukan pula mereka yang Kofar kafir-kofar kafir ia katakan ketika berda'wah . . .,
 
Baginda Muhammad SAW, sebagai manusia luar biasa yang tiada duanya, tidak hanya baik budi pekertinya, namun juga diyakini telah memberikan pengaruh sangat luhur sepanjang masa pada masyarakat dunia. Jika kemudian semakin hari semakin banyak ejekan, sindiran dan bahkan cemoohan atau olok-olokan terhadap Baginda Rasulullah Muhammad SAW, tentu bukan beliau faktor pemicunya, melainkan “ UMAT “ nya yang seharusnya menjadi umat terbaik, menjadi panutan, justru berlomba-lomba berbuat keburukan.
 
Umatnya sendiri yang menodai Agama Islam dengan perilaku bukan Islam dan tidak Islami, umatnya sendiri yang mencoreng nama baik Baginda Rasulullah Muhammad SAW sang teladan terbaik (uswatun hasanah) dengan tindakan yang tidak laik dicontoh. 
“ BLAAAR “ Booom meledak, . . . setelahnya yang lain mencari pembenaran atas peristiwa yang terjadi dan melukai banyak orang. Umatnya sendiri yang merobek harga diri umat terbaik dengan sibuk bermubahalah, terus menerus saling berdebat dan mendebat tidak hentinya mencaci maki lainnya yang tidak sepaham, tidak suka dipelototi tapi tetap menatap curiga mazhab yang berbeda, berselisih faham dan saling meng-Haram-kan. 
Tak henti-hentinya menebar HOAX, menebar kebencian, memandang rendah martabat orang lain padahal jika berkaca kepada dirinya mungkin tidak lebih baik daripada yang direndahkan martabatnya.
 
Maaf, . . . Baginda Muhammad SAW dan risalah Islam yang dibawanya adalah Rahmatan lil'Aalamiin, anugerah bagi semesta raya, anugerah bagi apapun dan anugerah bagi siapa pun. 
Muhammad SAW bukan semata Rahmatan lil mu'miniin, anugerah bagi orang-orang beriman saja, bukan pula hanya Rahmatan lil muslimiin, anugerah bagi orang-orang beragama saja. 
Kita bisa sampai seperti saat ini karena “ Great patience “ atau  kesabaran luar biasa atas dakwah-dakwah beliau, Baginda Muhammad SAW dan sahabat-sahabat-nya hingga nampak dan terlihat Islam itu Besar.
Sayang kini Islam yang nampak dan terlihat Besar itu sejatinya kecil karena ulah Umat-umatnya yang memaksakan suatu untuk “ Sama “ . . . dengan cara kekerasan yang tidak Baginda Rasulullah ajarkan 
 
Yang jelas bahwa Islam adalah Kedamaian. Ajaran Islam adalah ajaran perdamaian. Muslim atau orang-orang Islam adalah orang-orang yang cinta damai. Memperjuangkan perdamaian dengan menciptakan kedamaian sejak dari kediamannya sendiri. Dan, kediaman paling pribadi pada diri setiap manusia adalah " HATI atau QOLBU " nya.

Mari berda'wah dengan baik dan benar, ber-etika dan ber-estetika, . . . karena itu yang Baginda Rasulullah lakukan, . . . 

                    Jakarta, 31 Maret 2021

@slmhrmtwassalam,pcm,phsl

Rabu, 27 Januari 2021

MABUK ASMARA " DUNIA MAYA "

Hati2, . . . .

MABUK ASMARA “ DUNIA MAYA “

Oleh : Prayit Hariyanto SH, Kanit II Cyber Polda Ntb

Saat dimabuk Asmara, terkadang seseorang sering melakukan hal-hal yang mungkin aneh menurut orang lain, adalah sebuah rasa, rasa cinta, kasih dan sayang timbul, tumbuh dan kembangnya tidak memandang tempat, waktu, situasi dan kondisi walau tidak sedikit yang merasa dirugikan akibat “ Mabuk Asmara “ ini.

Sebuah pertanyaan klasik dan lazim yang masih sering terdengar, Darimana sih datangnya Cinta .. . . ?? . . . dari mata turun kehati, kini zaman sudah berubah kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi telah menggeser kebiasaan Masyarakat, bukan lagi dari mata turun kehati tapi dari “ MEDIA SOSIAL “ penasaran di hati.

Mereka yang jatuh cinta lewat Jalur ini berawal ketertarikan dari melihat gambar yang terpampang pada Profile dengan narasi indah, romantis untuk mengetuk jiwa lawan jenisnya agar mem-follownya, ibarat gayung bersambut akhirnya saling tukar nomor WhatsApp, supaya lebih akrab dan bebas berkomunikasi, alasannya. Mereka ber-LDR ( Long Distance Relationship ), cukup akrab walau belum bertemu didunia nyata bahkan “ VIRTUAL “ pun belum pernah bertatap, mabuk “ CINTA “ seperti Tai kucing rasa Cokelat, kira-kira demikian. Pada akhirnya seiring perjalanan waktu tidak ada yang tabu lagi, hal-hal fulgar tanpa sensor tersaji untuk mengisi selingan dalam VC walau sang Idola mematikan kamera VC-nya seolah tanpa dosa ia ungkapkan alasannya, biar “ Penasaran “, LUU dengan wajah GUE, tanpa disadari bahwa sang Idola Cintanya telah mencuri start dengan tekhnik Social engineering untuk mengelabuinya. Ibarat “ Bertepuk sebelah tangan “ . . . .

Kisah Asmara ini memang cukup unik berawal dari media sosial “ INSTAGRAM “ dengan profil cukup menarik perhatian banyak kaum Adam, gambar seorang Pramugari cantik dengan narasi bekerja di perusahaan Maskapai sebuah penerbangan Domestik, PRISKA (anonim) tertulis dalam akun IG nya, siapa yang tidak ingin mem-Follow-nya !!!!, . . cantik, Anggun dan bersahaja kebanyakan seorang Pramugari memang demikian.

BRAM (anonim) salah satu dari kaum Adam yang beruntung dan  berbahagia telah diterima follownya diantara yang lainnya oleh PRIZKA, cukup berbahagia karena mereka bisa chat melalui DM (Direct Message), seiring perjalanan waktu kemudian mereka saling bertukar nomor WhatsApp. Untuk meng-akhiri Chat di DM dan beralih melalui WhatsApp, baik whatsApp chat or WhatsApp VC.

Begitu intent mereka berkomunikasi melalui whatsApp VC danmenemukan kecocokan diantara mereka seolah tidak akan terjadi apa-apa, kurun waktu tiga bulan bukan waktu yang singkat mereka lakukan LDR dengan whatsApp VC, walau sang Idola tidak menampakkan jati face-nya. Jangan memaksa sebuah perasaan jika tidak ingin “ TERSAKITI “, begitulah yang dialami seorang BRAM, Ia beranggapan bahwa kunci dari sebuah kebahagiaan dalam hidupnya adalah sukses dan berhasil dalam hal Cinta dan Asmara. Rupanya si BRAM gagal memperjuangkan “ CINTA “ nya yang diperoleh dari Media Sosial Instagram dengan Profile yang menggoda.

Pernikahan adalah puncak dari kisah cintanya, sayang maksud hati tak terbalas dengan baik, merasa tersandra dengan keadaan, Maju salah, . .. . mundur Kalah, pada akhirnya Puluhan juta bahkan ratusan juta melayang atas “ Mabuk Asmara “ nya, tersandra karena Privace Foto dan Video Hot- nya ada pada sang “ Cinta “ Maya-nya. BRAM gelisah dan gundah, gejolak jiwa  menuntunya ke pihak APH Subdit Cyber, Kami dan Tim berhasil Mem-Profilling dan memetakan siapa sebenarnya “ PRISKA “, . . . . hingga kami berhasil menguak siapa sebenarnya si- PRIZKA cinta “ Maya “ nya si BRAM untuk meng-akhiri petualangannya, dengan mengamankan sebuah HP, Foto copy KK, KTP orang lain yang dipergunakan Registrasi nomor-nomor silumannya dan mem-blockir beberapa tabungan dll, walau lika-likunya cukup panjang dan menantang,

Kami hanya ingin mengingatkan saja hati-hati berselancar di Dunia Maya jika berurusan dengan “ CINTA dan/atau ASMARA “ karena bisa membawa Malu “ KU “ pada diri sendiri dan malu “ GA “ pada umumnya. Memang tidak salah jika setiap orang memiliki tekad untuk memperjuangkan siapapun yang dicintainya. Tidak ada gunanya jika hal tersebut tak terbalas, ingat jangan berhenti di key point itu saja karena masih banyak mimpi-mimpi asmara untuk direalisasikan. Dunia tidak selebar daun Kelor. Dan jika tetap memaksakan diri, sama saja membuang-buang waktu. Halnya yang dialami si “ BRAM “. . . . maaf jika ada kesamaan nama atau mungkin kisah yang sama bukan maksud lain kecuali hanya mengingatkan agar berhati-hati dengan “ DUNIA MAYA “, kejahatan dunia maya tidak kalah kejamnya dengan Dunia Nyata.

Semoga bermanfaat. Phsl