Bertemanlah dengan orang yang baik, Insya allah akan membawa kepada sifat yang baik pula. karena teman mempengaruhi karakter seseorang, dilingkungan teman yang baik akan membawa kita pada kebaikan-kebaikan, demikian sebaliknya dilingkungan teman yang buruk akan membawa keburukan-keburukan, dilingkungan terakhir ini tugas " IMAN " kita cukup berat karena harus memfilternya.
Apalagi di Era Millinial, era kemajuan Ilmu,Pengetahuan, Tekhnologi, Komunikasi, informasi dan Digitel tidak semua orang harus dijadikan teman apalagi teman dekat. Di Media sosial biasanya banyak yang ingin berteman apalagi profilnya Macho, Cantik sudah barang tentu ada yang ingin mengenalnya mulai dari teman, dari teman-teman kita (mutual friend) sampai ada yang hanya sekedar Iseng meng-add (menambahkan) pertemanan. Diantara mereka ada yang benar-benar ingin berteman dan tidak jarang ada yang berniat tidak baik setelah berteman, menandai dengan postingan-postingan yang tidak kita inginkan, numpang Promo Produk-produk " Obat " kuat dll. ini yang harus dijaga.
Apa siiiih yang tidak bisa dilakukan di Era Modern sekarang ini, . . . !!! , ada saja orang yang ingin mengambil keuntungan dengan memanfaatkan Tekhnologi digitel hanya untuk hal-hal yang tidak baik, membagikan, meng-upload dan meng-share berita-berita Hoaks dengan narasi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Tulisan diatas adalah sebuah Narasi rasa khawatir atas obrolan di group keluarga “ FAMILY ❤” yang ber-anggotakan Orang Tua, tiga anak-anak dan Bulek. Saat Sang putra dari Jogya memposting ajakan dalam pamflet “ UII Libur, libur . . . Kuliah pindah ke Gajayan . . . . .. . . Gajayan memanggil “, tak ketinggalan sang putripun membalas dengan postingan “ Kosongkan Kelas-kelas perkuliahan dialihkan ke Gedung DPRD “, . . . .
Tidak berlebihan jika rasa khawatir itu ada ketika kedua buah hati ini salah dalam memilih teman atau kawan, bisa jadi akan ikut-ikutan. Alhamdulillah rupanya keduanya masih memegang Norma, “ Adab “, etika dan estetika yang kami ajarkan selama ini. Dengan penjelasan-penjelasan dan pengalaman hidup yang kami alami dan rasakan, . . . . saya hanya berprinsip bahwa “ Semakin banyaknya kebaikan yang kita buat, semakin dekat kita pada ke-sukses-an dan Bahagia “ dan itu bisa diraih jika punya teman yang baik dan anak yang Sukses yang juga punya teman baik, . . . .
Aamiin. (Phsl 24/09/19)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar