Karena punya Pemahaman bahwa dirinya yang paling benar dan yang lain tidak berkenan, maka metode Propaganda orang-orang seperti ini biasanya selalu menebar Fitnah, hembuskan desas-desus, ngerumpi Jari dengan menjelekkan Pemerintah dan lembaga-lembaga dibawahnya. Kok Konsisten dan Hoby sekali ngomongin kejelekan Pemerintah dan lembaga-lembaganya, apalagi terhadap teman sendiri, . . . . .!!!
Berpegang pada tabiat seperti itu, wajar jika dimana orang-orang yang punya watak " Emprit " ini, akan selalu menyisakan persoalan. Mengingatkanku bahwa " Pohon yang kuat tumbuh ditanah yang subur ". Untuk itu jadilah Pribadi yang dibangun dengan Pondasi " MORAL " yang kokoh.
Lisan lembut, halus, santun seolah Kyai, Tuan Guru, ternyata Ustadz-pun bukan. Tulisan dan postingan-postinganya dengan kebencian yang meng-akar, sepertinya menunjukkan betapa sulit untuk diperbaiki mental dan moralnya walaupun di " De-mentalisasi atau di de-moralisasi ".
Sebetulnya sangat mudah melihat, menerka, menebak bahkan mungkin me-mindai orang-orang yang punya sifat seperti itu. hati-hati bisa sekarang kawan besok akan jadi lawan, bisa Look back bagaimana rekam jejak masa lalunya. Integritasnya seperti apa. Ada yang terjatuh dilubang yang sama, ada juga yang terjatuh dilubang yang berbeda. Siapa saja menjadi korban, Bisa Pemerintah dan juga bisa kawannya sendiri.
Hati-hati dengan orang seperti itu, sampah apa saja ditinggalkan “ Bau “. Kalau sudah tau bau yaaa, . . . harus dijauhi, karena yang Bau itu suka merekrut orang-orang baru karena orang-orang lama sudah ditendanginya. Orang-orang baru itupun kelak akan ditendangnya pula.
Kita cukup melihat tingkahnya dari jauh seraya berbisik dan melantunkan Do'a, supaya cepat Insyaf. Kalau tidak insyaf cukup ditertawakan saja dan boleh ditoleh se-sekali untuk hiburan dikala senggang. Mungkin jika beruntung akan ditunjukkan olehNya bahwa mereka ini akan terjatuh di lubang yang ia buat Sendiri.
Phsl 16/10/19
#slmdamaiind
Tidak ada komentar:
Posting Komentar