Karena sesuatu kita kadang ter-ingat ke masa lalu “ Kenangan “, meski pahit atau mungkin manis, jangan biarkan kenangan itu memudar bahkan jangan berharap hilang dari ingatan, meng-hargai kenangan sama dengan tidak melupakan tentang kehidupan masa lalu.
Inilah yang mengingatkan-ku, ternyata masih ada dan tanpa sengaja aku menjumpai kejadian langka zaman Milenial ini, tidak aku sia-siakan momen Indah ini, berhenti sejenak kemudian meng-abadikan-nya sambil berkhayal ke masa puluhan tahun lalu ketika Aku masih kecil.
Yaa, Presiden RI Bpk Ir. Joko Widodo “ pernah menyebutnya sebagai “ Sontoloyo “ kepada lawan Politiknya yang terlalu Gemes meng-halangi program-program kerjanya. Mungkin betul, mungkin juga tidak.
Jika betul wajar “ Sontoloyo “ dilekatkan kepadanya. Padahal “ Sontoloyo “ adalah sebutan lain dari seorang pengembala Itik atau Bebek, seorang Sontoloyo biasanya mengembalakan beratus-ratus ekor Itik atau Bebek dengan cara berpindah mengikuti musim panen padi dihamparan persawahan.
Ketika rombongan ratusan Itik atau Bebek meyulitkan orang lain saat menyeberangi jalan atau lainnya, orang yang kurang kesabarannya akan mengumpatnya dengan kata “ Dasar Sontoloyo “. Kira-kira itu konotasi Negatifnya dan bisa dijabarkan sesuai selera masing-masing.
Yang jelas, Kenangan adalah guru untuk membangun masa depan prosesnya membutuhkan ke-sabar-an, Jangan sampai ada yang mengumpat “ Dasar Sontoloyo “ karena kurang Sabar untuk menggapainya, . . .
Prayit H.Sl medio 16/12/18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar