Senin, 03 Februari 2020

BANGKIT

BANGKIT

Sabar, Tabah dan tegar telah ditunjukkan Warga berdampak Gempa di pulau pedas dan pulau seribu bukit dan sejuta Sapi yang berada di NTB ini, tidak heran bahwa semua ini dianggap sebagai musibah dan Ujian Nya yang tidak bisa dihindarkan, tidak salah sebagai pulau seribu Masjid telah mereka pertahankan dengan keimanannya.

Seluruh pelosok Negeri berbelasungkawa atas musibah Gempa yang memporak porandakan tempat tinggalnya, merenggut ratusan nyawa sanak saudaranya, melukai fisik dan bathinnya. Mereka-mereka tetap dalam “ IMAN “ dan RidhloNya. Bantuan mengalir dari segala penjuru menambah semangat untuk segera “ BANGKIT “ dari segala keterpurukannya, membaur bersama POLRI, TNI, DINKES, LSM-LSM, penggiat-penggiat sosial, dll bahkan Presiden RI Bpk Ir H. Joko Widodo dan rombongan turut hadir dan bahu-membahu untuk sama-sama saling menguatkannya, semuanya mengambil peran masing-masing dalam proses mengatasi warga Bangsa yang berdampak Gempa. 

Sabtu, 25 Agustus 2018 Masa Tanggap Darurat Penanganan Gempa telah berakhir sebagaimana penetapan Gubernur NTB Bpk. TGH M. Zainul Majdi, bukan berarti berhenti sampai disini namun kembali dilanjutkan dengan tahap Transisi Darurat ke masa Pemulihan. Pemerintah akan fokus pada “ PEMULIHAN “ untuk penanganan Dampak Gempa di NTB. Mulai dari pembangunan kembali Infrastruktur dan perumahan Warga hingga penanganan Korban, pengungsi akibat gempa yang lebih masif.

Gelorakan “ BANGKIT “ untuk membangun kembali Kota, Desa dan Dusun yang runtuh akibat Bencana Gempa, kesampingkan Isue Hoax, Tapak Tangan, Tapak Kaki, Kristenisasi dan Hoax-hoax yang lain yang nyata-nyata hanya menyesatkan, berikan ketenangan Warga untuk segera bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. 

“ Diam akan lebih baik dan Bijak dari pada banyak Bicara tapi meresahkan “, . . .

(Prayit H, 28/08/18) #bangkitntb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar