Senin, 03 Februari 2020

END - TIME HUMANS

Pakar Tasawuf kenamaan Al-Ghazali membagi manusia dalam empat katagori ;
1. Manusia yang mengerti bahwa dirinya mengerti
2. Manusia yang tidak mengerti bahwa dirinya mengerti,
3. Manusia yang mengerti bahwa dirinya tidak mengerti, dan
4. Manusia yang NDAK ngerti bahwa dirinya NDAK ngerti.

Ternyata era Al-Ghazali ini tidak terpotret olehnya fenomena manusia masa kini, ada katagori manusia yang belum masuk atau terpotret dari Al-Ghazali, barangkali manusia akhir zaman. Katagori manusia yang dimaksud adalah " Manusia yang tidak mengerti bahwa dirinya tidak mengerti namun berlaku sok mengeri dan sok tahu " 

Fenomena manusia jenis terakhir ini justru yang membiak akhir-akhir ini. Bak cendawan dimusim penghujan, manusia-manusia sok tahu ini tumbuh subur dihampir setiap tikungan dan Gang. Ada saja. Mereka bersikap seolah-olah sebagai manusia yang " Maha Tahu ", apa saja dikomentari. ndak peduli cukup ilmu atau tidak yang penting ikut komentar meskipun itu komentar kelewat risih untuk didengarkan.

Zen RS pernah mengatakan bahwa yang berbahaya dari menurunnya minat baca adalah meningginya minat untuk berkomentar. Orang seperti ini adalah orang yang otaknya tidak pernah disuplay pengetahuan, kepalanya kering kerontang, hampir kemarau dan strukturnya pecah-pecah seperti tanah yang merindukan musim penghujan. Jika pun orang seperti ini ngomong atau berbicara yang harus kita lakukan sesegera mungkin pura-pura tidak mendengar, sebab yang akan keluar dari mulutnya pasti " BUSA " yang tidak ada artinya sama sekali, Hoax, fitnah dan asal. 

Sepakat dengan Imam Syafi'i suatu kali juga pernah bilang, mungkin kesal juga, bahwa jika pun dalam hidup ini engkau terpaksa berdebat, jangan pernah sekali-kali berdebat dengan orang bodoh yang sok tahu. Itu pertanda cilaka dua belas bagi kehidupanmu atau bahkan anak turunanmu. orang bodoh itu omongannya menggergaji angin, sia-sia. Dan sudah pasti kita akan kalah. Berdebat dengan orang bodoh dan tidak cukup ilmu, anda tahu, itu sangat sulit. Barang kali lebih sulit dari melawan tujuh tanda penuaan dini. 

Persebaran manusia katagori ke lima " Yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu, namun berlaku sok tahu " itu sangat masif adanya. Mereka-mereka hidup didunia nyata dan dunia " MAYA ", 
. . . . @termskktgrygmn. FA dlm MPK
Prayit H. Sl 4/02/20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar