Kanit 2 Cyber Crime, Krimsus
Polda ntb
MAU INVESTASI, . . . ????,
tunggu . . . !!!
Sembari menyeruput kopi di Kantin belakang kantor dan memainkan Touchscreen layar HP menjelajah Dunia maya, berbagai postingan dimedia sosial, Facebook, IG, Twiter, MiChat, WeChat, LINE, LinkedIn dll dapat dinikmati pagi itu sesekali sambil melanjutkan me-nyeruput Kopi. Apa yang menjadi trending saat itu, saat itu pula langsung bisa kita nikmati Link beritanya, walau terkadang narasi atau caption-nya agak sedikit menggoda.
Pagi itu mataku tertuju pada postingan yang membuatku sedikit tertarik dengan Caption
“ Iye2 lonto isin berita 😴😴😴 “ dengan link berita Radar Lombok.co.id dengan judul “ Waspada tawaran Investasi mengatasnamakan HIPO berdalih Donasi “
Berbicara “ INVESTASI “, kembali kita tengok kebelakang beberapa perusahaan Investasi yang berurusan dengan APH (Aparat Penegak Hukum), . .
- PT. GCG (Guardian Capital Group) perusahan Malaysia ini bergerak dibidang Investasi Keuangan dan Property dengan bonus yang menggiurkan.
- Koperasi Pendawa Mandiri Group (PMG) yang heboh pada tahun 2017 ternyata pendirinya adalah seorang Tukang Bubur.
- PT. KAMPOENG KURMA (KP) dengan menawarkan Investasi Syariah. Masyarakat ditawarkan menjual kavling tanah yang didalamnya sudah ditanami pohon kurma, dan nantinya hasil akan dibagikan kepada pemilik Kavling dan jika kavling tersebut dijual akan mendapat keuntungan berlipat, ini adalah investasi ulung berbungkus “ AGAMA “. Dan
- Investasi PT. KAM and KAM dengan Aplikasi “ MeMiles “ yang menggunakan Skema Ponzi yaitu Membayarkan keuntungan kepada Investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh Investor berikutnya atau Piramid Skin yaitu menjanjikan pembayaran atau jasa apabila berhasil merekrut orang lain untuk bergabung, kata lain, masyarakat diminta aktif bergerak untuk mendapatkan Member-member baru jika sudah mendaftar melalui Aplikasi “ MeMiles “, system yang akan memandunya untuk bisa sampai Login hingga diberikan petunjuk untuk mencari member Baru (Member Get Member) dengan tujuan financial dari Member baru ini nantinya akan dipergunakan untuk membayarkan “ BONUS “ bagi member yang lebih dulu, begitu seterusnya.
Pola ini harus terjadi terus menerus agar Bonus tetap terjaga dan dapat terbayarkan, Skema ini memang menuntut kerja keras member terus mendapatkan Member baru, jika macet dan tidak mendapatkan Member baru maka skema ini akan hancur atau tidak berjalan, karena tidak adanya Financial dari member yang akan digunakan untuk membayar “ BONUS “.
- Dll, . . . .
Bagaimana dengan “ HIPO “ Himpunan Pengusaha On Line, . . . . ?????
Yang jelas bahwa Polda NTB melalui Kabid Humas Kombes Artanto bahwa “ Polda NTB gandeng OJK usut Investasi HIPO berkedok Donasi “ dan akan segera melakukan pertemuan dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan SWI (Satgas Waspada Investasi), untuk membahas maraknya Investasi Bodong yang bisa merugikan banyak orang, sebagaimana yang telah terjadi diatas (GCG, Koperasi Pendawa Mandiri Group, PT. Kampung Kurma Syariah dan PT. Kam and Kam yang lebih dikenal dengan MeMiles dan sejenisnya), Kita tunggu hasilnya, . . . . . .
Terlepas dari semua itu bahwa masyarakat tetap dituntut untuk tetap teliti dan waspada dengan Modus-modus “ INVESTASI “ dengan iming-iming atau janji-janji dengan imbalan Tinggi, (Bonus umroh, Rumah, Mobil dll) yang tidak sebanding dengan jumlah investasi yang diikuti. Harus kritis pada setiap Investasi yang memberikan Imbalan hasil cukup Tinggi, kira-kira dengan “ LOGIKA “ ini masuk akal atau tidak.
Untuk itu mari mainkan “ LOGIKA “ kita agar terhindar dari Investasi yang akan merugikan kita.
Ini salah satu dampak dari Perkembangan Ilmu Pengetahuan Tekhnologi Komunikasi dan Informasi Digital yang saat ini sedang kita alami, tidak di Dunia nyata saja kejahatan itu ada tapi di Dunia Maya pun kejahatan “ CYBER “ jauh lebih beragam. Ingat “ Hati-hati dan Waspada “ . . . . !!!!
Nutrisi-nutrisi Informasi penting dan Positive dengan mengangkat Potensi yang lagi trend didunia Maya selalu tersaji tidak lain agar masyarakat mengetahui bahwa Kejahatan Dunia Maya itu ada dan tidak jauh dari kehidupan Kita yang saat ini sedang menikmati Internet dengan mudah, korban bisa diri sendiri bahkan pelakunya-pun juga bisa diri sendiri. Harapannya Bijaklah ber-media Sosial.
Tak terasa ternyata “ Kopi “ itu sudah cukup dingin, tidak enak lagi diseruput, lebih “ PASS “ diminum sebelum meninggalkan tempat.
Semoga bermanfaat, . . .
Prayit H,Sl 20/02/20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar