Senin, 03 Februari 2020

GOPI

GOPI 

Gopi adalah drama india berseri yang ditayangkan setiap sore mempunyai ruang khusus dihati pemirsa khususnya wanita, ada dua wanita yang sangat menonjol dalam kisah Drama keluarga ini Gopi dan Rashi berdua dibesarkan oleh keluarga yang sama walau salah satu dari mereka adalah anak angkat.
Gopi dan Rashi sangat berbeda karakter. Gopi terlihat sebagai gadis polos, pemalu, ia juga kurang begitu pandai karena tidak bisa membaca dan menulis, namun Gopi ini memiliki hati mulia bak emas. Sedangkan Rashi, anak yang lincah, pandai dan cerdas namun memiliki sifat licik. Rashi tidak suka dengan Gopi dan selalu merasa iri, syirik dan dengki. Bibit kebencian itu ditanamkan oleh ibunya semenjak mereka sama-sama masih kecil.
Puncak rasa iri, syirik dan dengki kala Gopi dicintai oleh Pria yang juga Rashi inginkan " Ahem ", bahkan Ahem ini rela memutuskan pacarnya demi seorang gadis yang lugu, Gopi. Walau akhirnya Rashi pun juga mendapatkan pasangan dari keluarga yang sama. Namun sifat jahat dan liciknya tetap selalu bersamanya.
GOPI dan Rashi disimbulkan antara sifat baik dan sifat buruk/Jahat ditengah perjalanan kehidupan kita.

Itu adalah ilustrasi sebuah kehidupan, bahwa yang baik dan Jahat itu selalu berjalan beriringan dan bersaing atas pengaruhnya masing-masing, walau pada akhirnya kebaikan selalu lebih unggul karena do'anya selalu didengar olehNya. 
Sebenarnya Kehidupan itu kesempatan untuk bisa  mencurahkan potensi diri untuk orang lain. 
Kehidupan itu kesempatan untuk saling berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi. 
Kehidupan merupakan kesempatan untuk bisa mengenal orang lain, orang-orang disekitar kita, dan
Kehidupan adalah kesempatan untuk bisa melayani setiap umat manusia tanpa memandang Suku, AGAMA, atau Ras dan Etnis.

Boleh berbeda meng arti kan kehidupan ini, tetapi jangan pernah sama terjerumus kedalam gejolak kehidupan yang akan menyesatkan diri sendiri. 
GOPI dan Rashi adalah gambaran dua kehidupan yang berbeda, bagaimana sebuah ketidak baikan selalu  berinovasi dengan berbagai cara agar selalu bisa mempengaruhi kehidupan yang sudah ada tatanan etika, estetika dan moralnya untuk berpihak padanya. 
Ibarat Bunga " Naga " ini tetap terlihat Indah dan Elok walau tumbuh disela-sela batang pohon yang penuh duri. 

Itulah gambaran kehidupan ini, Baik atau Buruk akan nampak dan terlihat ditengah kehidupan orang lain. 
Pertanyaannya bagaimana dengan Kehidupan Kita . . . . .????, bercerminlah kepada diri sendiri dan berkacalah kepada orang lain, . . . . akan mengetahui jawabannya.

Semoga bermanfaat 

Prayit H.Sl medio (4/12/16)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar