Tradisikah ?????, . . . Corat-coret seragam !!!
Sebuah catatan ringan, “ TRADISI “ adalah sesuatu yang telah dilakukan sudah sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan, adalah hal yang turun temurun, dari generasi ke generasi telah berjalan, menyangkut Agama, sosial, budaya dll. Biasanya yang mempengaruhi adalah Kultur Bangsa atau Negara dimana Tradisi itu berada.
Entah sejak kapan mulainya “ Corat dan Coret “ seragam sekolah dalam rangka kelulusan ini ada dan menjadi “ TRADISI “. Eforia yang berlebihan acap membawa kerugian baik diri sendiri maupun orang lain, padahal dari sinilah masa depan itu baru dimulai, . . .
Mungkin semua itu sudah dianggap Kuno atau kolot, hingga tradisi rasa syukur atas kelulusan SMA nya bergeser dengan cara Coret-coret seragam dengan spidol, pilox dan sebagainya. Tradisi ini bisa dibilang sebagai sebuah tanda dan ungkapan yang ingin ditunjukkan kepada orang lain, bahkan Dunia bahwa “ Ini, lhooo, aku sudah lulus Sekolah ! . . . “, sayang terlihat tidak ber etika dan ber norma karena siswinya juga ikut terlibat corat dan coret, Jilbab pun menjadi Slayer, bahkan, maaf, . . . ditempat terlarang pun muncul banyak tanda tangan, entah siapa saja yang ber andil, . . .
Wajar jika tradisi coret-coret ini dilarang di beberapa sekolah. Karena hal ini adalah tindakan yang tidak mencerminkan seorang lulusan yang teratur, sopan dan rapi. Apalagi dilanjutkan dengan Konvoi dengan knalpot memekakkan telinga, sebagai akibatnya, bahwa tradisi ini lebih sering membuat kondisi jalan menjadi ramai bahkan menimbulkan kemacetan dan tidak sedikit yang mengalami bahwa sampai disinilah masa depan itu berakhir dengan tangis dan duka, . . . . . @polriingingoodmsdpnmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar