Senin, 03 Februari 2020

TRISNO JALARAN SOKO KULINO

TRISNO JALARAN SOKO KULINO
Oleh: Prayit Hariyanto, SH.
(Kanit 2 Cyber Crime, Krimsus Polda NTB)

Orang jawa dalam pepatahnya mengatakan bahwa Wit ting Trisno Jalaran Soko Kulino, yang artinya bahwa cinta tumbuh karena kebersamaan yang terus berjalan. 
Banyak orang memutuskan untuk menikah dengan pasangannya setelah melewati penjajakan yang cukup lama, menunggu rasa cinta itu tumbuh hingga mereka merasa cocok dan memutuskan untuk menikah.
Status pacaran yang menonjol adalah rasa cinta, kasih dan sayang yang dibingkai dengan aroma romantisme yang dianggap sebagai Dewa. 
Tetapi dalam pernikahan, KOMITMEN adalah segalanya itu perbedaannya. Bahkan pernikahan itu berjalan lebih langgeng karena ada rasa hormat pada komitmen yang sudah dibuat masing-masing pihak.

Dalam pernikahan membuat  terlibat dalam banyak faktor hidup satu sama lain. Tapi dalam hubungan BERPACARAN, tidak banyak faktor yang bisa dilibatkan. Romantisme dalam pacaran membuat seseorang terbawa emosi dan membawa hubungan ke hal-hal kurang menguntungkan tidak enaknya terletak pada si " WANITA ".
Menikah membuat seseorang mendapatkan stabilitas dalam kehidupan. Ketika stabil sudah dicapai, rasa cinta kasih bisa masuk secara perlahan sehingga membuat ikatan pernikahan terasa lebih indah. Inilah yang dinamakan " Wit Ting Trisno jalaran soko kulino " berbanding terbalik dengan Fakta kala masih pacaran di mana cinta, cinta, cinta . . . . selalu dianggap di atas segalanya.

Suami-istri akan melakukan semua kegiatan penting bersama, melakukan kewajiban sebagai pasangan dan orangtua dari anak-anak yang dimiliki. Secara perlahan, akan terselip rasa kagum dan umumnya membuat akan semakin jatuh hati, saling Cinta dan sayang pada satu sama lain.
Banyak hal menantang yang akan dihadapi ketika sudah menikah, tantangan-tantangan inilah yang akan membuat semakin Kompak, sehingga buih-buih cinta pun akan semakin tumbuh, dan rasa saling melengkapi akan terpupuk dan bersemi dengan sendirinya. Ibarat tumbuhan yang bersemi, berkembang hingga terlihat keindahaannya, . . . .

Banyak orang memutuskan untuk menikah dengan pasangannya setelah melewati penjajakan yang begitu lama, menunggu rasa cinta itu tumbuh hingga mereka merasa cocok dan memutuskan untuk menikah. Maaf kalau hal itu tidak menjamin kehamonisan sebuah rumah tangga maka ujung-ujungnya tidak lain adalah  perceraian. Wit Ting Trisno jalaran soko kulino mungkin yang paling tepat. . . .

Prayit HSl 07/02/20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar