Senin, 03 Februari 2020

KORUPSI

KORUPSI


" KORUPSI " iyaa, . . . . Korupsi itulah namanya kalau di Indonesia lebih tenar ketika pelakunya ter " OTT " KPK, ter " Tangkap " oleh Kepolisian dan atau Kejaksaan, apakah tuntas disetiap kasusnya, . . . . . . Yaaach " Wallahu a'lam bishowab ", . . . semua tempat dan pelakunya pernah ditenarkan berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahunan dengan nama " Korupsi " ini, ada di DPR, Instansi Pemerintahan dan atau swsata, di lembaga2 lain yang nota bene penegak Hukum, di Kepolisian, di Militer, di Kejaksaan, Mahkamah Agung, Kehakiman bahkan ada juga di instansi kementrian Agama. Hanya " Korupsi " satu nama ini begitu terkenal karena bisa singgah dihampir semua Instansi atau lembaga dan transit dibeberapa tempat, sepertinya belum pernah terdengar transit di " Alexis ", atau mungkin KPK belum mau mendahului masuk Syurga dari Alexis, atau mungkin Kepolisian nervous melihat syurganya Alexis, dan atau Kejaksaan bisa sakit jantung ketika tahu bahwa di Alexis ada Syurga. maaf Syurga " Syurga " Dunia Maya, . . . . hehehehehe, 

Ternyata bukan di Indonesia saja nama " Korupsi " membuat lembaga atau instansi dan atau orang terkenal bahkan Tenar, di Arab Saudi pun lagi dehebohkan dengan yang namanya  " Korupsi ", nama itu kini melekat pada diri Pangeran Alwaleed bin Talal karena skandalnya dari pada ketika Alwaleed bin Talal ini Protes dan Murka als ngambek karena " Forbes " memasukkan dirinya dalam urutan ke 26 dalam Daftar orang terkaya dunia di tahun 2013 yang seharusnya masuk dalam daftar 10 besar, seperti yang diinginkan. Bisa juga " Fobes " Salah Hitung, mudahan kali ini Fobes benar dan tidak salah hitung berapa Kekayaan Pangeran Alwaleed bin Talal dari hasil hingga nama " Korupsi " melekat padanya dan tidak diprotes karena menetapkan daftar 10 besar orang ter " Korup " hanya karena salah Hitung. . . . @ooh uang-uang 🤔

Tidak ada komentar:

Posting Komentar